March 3, 2019

Serunya Global Diversity CFP Day Jakarta 2019

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

Pada hari Sabtu, 2 Maret 2019, panitia global diversity CFP day kembali menyelenggarakan Hari CFP Global Diversity edisi kedua setelah kesuksesan acara 2018 di mana 53 lokakarya berlangsung! Dan ditahun 2019 ini pertama kalinya di adakan global diversity CFP day di Indonesia tepatnya di Jakarta.

Pada tahun 2019 akan ada banyak lokakarya yang diselenggarakan di seluruh dunia yang mendorong dan menasihati pembicara pemula untuk mengumpulkan proposal pembicaraan pertama Anda dan berbagi perspektif pribadi Anda sendiri tentang topik apa saja yang menarik bagi orang-orang di bidang teknologi.

Tujuan utama acara tersebut adalah membekali peserta global diversity CFP day dengan ilmu tentang sudut pandang penyelenggara conference, menulis biography, CFP, mempersiapkan materi hingga proses penyampaiannnya.

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng Sesi pertama dari mas Didik Wicaksono (Cookpad) yang memberikan tips kepada seluruh peserta workshop bagaimana mempersiapkan diri untuk konferensi dan sudut pandang dari organizer conference itu seperti apa, banyak hal juga yang bisa dipelajari dari sesi ini seperti :

  • Cara organizer conference melakukan review proposal dari speaker
  • Mempersiapkan topik yang sesuai dengan acara
  • Memulai pubic speaking di dunia teknologi bisa dimulai dengan meetup
  • Confidence
  • Bagaimana mengurus conference

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng Selanjutnya di sesi kedua dari mas Rizky Ariestiyansyah yang berbicara tentang bagaimana membuat speaker biography, poin penting yang dijelaskan dalam sesi ini adalah:

  • Mulai menulisa biography dengan nama
  • Membuat bio bisa menggunakan sudut pandang orang pertama atau orang ketiga
  • Konten bio relevan dengan conference yang diikuti
  • Jika ada bisa memasukan minimal satu (1) riwayat professional
  • Terkadang bisa menggunakan humor
  • Konten story telling tentang perjalanan hidup bisa juga digunakan
  • Maximal 100 kata.

Setelah speaker biography mas Rizky melanjutkan materi tentang bagaimana menulis CFP. Tidak hanya strategi yang disampaikan tetapi beberapa contoh abstract juga dan beliau jelaskan kenapa bisa diterima. Setelah materi ini peserta diajak untuk menulis abstrak sesuai dengan bidangnya masing-masing, pada sesi terakhir setiap peserta akan menyampaikan materi dari abstrak yang dibuat.

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng Sesi ketiga dari mas Sofian Hadiwijaya (Warung Pintar) lebih menekankan peserta bagaimana mempersiapkan talk. Hal seperti outline yang lebih detail, membuat kerangka materi menggunakan teknik menulis cerita hingga tips memberikan public speaking menjadi point-point penting yang dibahas pada materi tersebut, point-point pentingnya yaitu:

  • Practice make you perfect, bisa dilakukan dengan cara merekam atau berbicara didepan kaca
  • Scoping out the room, penguasaan panggung perlu sebelum menyampaikan materi didepan umum
  • Live coding dan live demos
  • Outlining

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng Nah, mentor yang terakhir ini cukup menarik yaitu dari perempuan, dia adalah mba Anne Regina (BukaLapak) yang bercerita tentang pengalamannya menjadi pembicara wanita termasuk pengalaman dia saat mengisi acara di seminar nasional, termasuk acara internasional seperti F8 facebook, bagaimana proses mentoring yang dia alami. Tips yang disampaikan oleh Anne pada sesi ini diantaranya:

  • Menggunakan teknik storytelling
  • Empathy
  • Coba confident saat menyampaikan materi
  • Beinteraksi dengan peserta acara.

Setelah mentor selesai memberikan wejangan dan bercerita tentang pengalamannya masing-masing, selanjutnya peserta mempersiapkan diri untuk presentasi topik yang sudah mereka persiapkan pada sesi menulis abstrak.

Tidak lupa terima kasih kepada kak Galuh Sahid (Organizer) dan kak Rizki Kelimutu (Facilitator) yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk acara seperti ini, KALIAN LUAR BIASA! semoga akan semakin banyak acara seperti ini dan semoga semakin banyak speaker baru di Indonesia :)

Dari acara ini, saya mendapatkan bagaimana melatih mental dan memperbaiki skill public speaking. Berbicara didepan banyak orang itu hal yang tidak gampang, mental sangat dibutuhkan ketika berbicara didepan banyak orang :)

Referensi

global diversity CFP day

Repost

Artikel ini merupakan repost dari artikel oonlab