October 26, 2018

Berkenalan Dengan Caddy Server

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

Caddy? Caddy itu apaan? Fungsinya apa aja?

Caddy kadang-kadang diklarifikasi sebagai web server Caddy bersifat open source, server web HTTP / 2- enabled yang ditulis dalam Go . Ia menggunakan pustaka standar Go untuk fungsi HTTP-nya. Salah satu fitur paling terkenal Caddy adalah mengaktifkan HTTPS secara default.

Caddy mendukung berbagai teknologi Web dan tersedia sebagai biner yang dikompilasi secara statis untuk sistem operasi Windows, Mac, Linux, Android, dan BSD pada arsitektur i386, amd64, dan ARM. Saat ini Caddy digunakan pada web server beberapa startup besar. Loh kok bisa? Karena fitur, keamanan dan sizenya sangat menarik. Ukuran file Caddy cuman sekitar 6,4MB

HTTPS otomatis

Caddy mengaktifkan HTTPS secara default untuk situs dengan nama domain yang memenuhi syarat (nama yang sertifikat TLS dapat dinegosiasikan melalui protokol ACME ), dan mengalihkan permintaan HTTP ke HTTPS. Ia memperoleh sertifikat yang diperlukan selama startup dan membuat mereka diperbarui selama masa hidup server. Let’s Encrypt adalah otoritas sertifikat default, tetapi pengguna dapat menyesuaikan ACME CA yang digunakan, yang sering diperlukan saat menguji konfigurasi. Pada Q1 2016, Caddy menyumbang sekitar 2% dari sertifikat yang dikeluarkan oleh Let’s Encrypt.

Kemampuan

Berbagai teknologi situs web dapat dilayani oleh Caddy, yang juga dapat bertindak sebagai reverse proxy dan load balancer. Sebagian besar fitur Caddy diimplementasikan sebagai middleware dan diekspos melalui arahan di Caddyfile (file teks yang digunakan untuk mengkonfigurasi Caddy).

  • HTTP/2
  • TLS 1.2
  • Multicore, ketika proses semakin berat, Caddy akan menggunakan CPU lebih
  • Websockets, Caddy dapat melakukan proses pipe terhadap stdin dan stdout dari berbagai program ke klien Websocket
  • FastCGI, melayani PHP dengan melakukan proxying terhadap request ke _server_FastCGI
  • URLs yang bersih, menjalankan file tanpa membutuhkan ekstensi di URL
  • Gzip, memampatkan response untuk menghemat bandwidth
  • Directory browsing, menampilkan isi folder berdasarkan template Anda
  • Virtual Hosts, melayani multiple sites pada address yang sama hanya dengan sebuah file Caddy
  • Markdown, menjalankan dokumen Markdown kemudian menampilkannya langsung sebagai HTML
  • Headers, mengirim respons header khusus hanya dengan menambahkan sebuah baris di file Caddy
  • IPv6, Caddy berjalan dengan baik di lingkungan IPv6
  • Logging, Caddy akan mencatat setiap log melalui format log favorit Anda
  • Reverse Proxy, meneruskan erquest ke endpoint lain dengan _reverse proxy_dan load balancing
  • Rewrites & Redirects, melakukan rewrite terhadap request dari dalam atau melakukakn konfigurasi HTTP redirect