October 18, 2017

Point to Point Dengan Ubiquiti (AP Side)

Protokol Point-to-Point (PPP) adalah protokol data link (layer 2) yang digunakan untuk membangun hubungan langsung antara dua node. Ini menghubungkan dua router secara langsung tanpa host atau perangkat jaringan lainnya di antaranya, dan jaraknya biasanya cukup jauh, UBIQUITI merupakan sebuah perusahaan yang mengkhususkan produksinya pada produk – produk wireless. Perusahaan yang berbasis di San Jose, California, Amerika ini telah beroperasi sejak tahun 2005. Sejak saat ini, mereka terus melakukan inovasi pada produk – produknya sehingga bisa mendunia seperti saat ini. Produk – produk wireless dari Ubiquiti sudah dikenal dan digunakan di banyak perusahaan, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya di seluruh dunia. Saat ini, berbagai produk dari perusahaan ini juga telah masuk ke pasaran Indonesia. Salah satunya adalah Akses point outdoor UBIQUITI. Ubiquiti Networks memiliki cukup banyak pilihan dalam kategori akses point outdoor UBIQUITI. Ada tujuh produk utama yang mengkhususkan tipenya pada akses point outdoor, yaitu; PicoStation M, UniFi AP AC Outdoor, Rocket M, UniFi AP AC PRO, UniFi AP AC, UniFi AC, dan UniFi AP

Tahapan Konfigurasi:

  1. Konfigurasikan IP laptop dengan IP yang satu network dengan UBNT, IP Default dari UBNT adalah : 192.168.1.20

  2. Jika sudah buka di web Browser dengan IP default, kemudian masukan username: ubnt dan password: ubnt dan konfigurasikan juga countrynya yaitu indonesia lalu login

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Kemudian ubah identitinya di menu system, lalu pada time zone pilih sesuai zona waktu.dan enable pada startup date, kemudian sesuaikan tanggalnya, jika sudah change dan apply maka radio UBNT akan merestart sendiri

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Lalu untuk merubah IP address dari UBNT kita bisa melakukan di tab menu NETWORK

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. nanti kita akan keluar dan harus login lagi

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. setelah itu kita masuk ke TAB Wireless, ubah modenya menjadi Access Point, rubah SSIDnya, country pilih Indonesia, ubah juga frekuensi yang kosong, lalu enable pada frekuensi list, pilih frekuensi yang dipilih tadi dan setting security wifinya.

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. lalu pindah ke TAB paling kiri, lalu enable kan airMAX bertujuan agar perangkat apapun yang tidak mempunyai airMAX tidak bisa connect, jangan lupa ganti port airMAXnya agar tidak sembarang orang bisa menyambung.

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng