August 19, 2017

Point to Point Dengan MikroTik

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

A. Pendahuluan

Pada postingan ini, akan di implentasikan bagaimana melakukan point to point (menembak wifi) menggunakan 2 buah mikroTik, dan step by stepnya akan di jelaskan sebagai berikut.

B. Pengertian

Wireless Point-to-Point (PTP) adalah koneksi komunikasi wireless antara dua titik, dimana satu client (station) terhubung dengan satu pemancar (AP) saja.

C. Latar Belakang

Tidak ada koneksi internet dari kabel LAN jika melakukan praktek di tempat kost, karena mikroTik yang satunya ada di tempat praktek.

D. Tujuan

Untuk mengetahui dan memahami bagaimana melakukan point to point menggunakan mikrotik.

E. Alat dan Bahan

  1. 2 Buah mikroTik

  2. 2 kabel UTP

  3. Laptop/pc

F. Jangka Waktu Pelaksanaan

Waktu yang dibutuhkan kisaran 15-20 menit

G. Langkah Kerja

Untuk praktek ini menggunakan 2 mikroTik, maka lakukan konfigurasi dasar terlebih dahulu caranya seperti pada postingan ini«

  1. Hubungkan mikrotik yang ada ke laptop, buka aplikasi winbox lalu massukkan user dan password kemudian login

  2. Buka System > Identity, berikan identitas untuk mikrotik yang akan digunakan untuk menembak/sumber internet untuk mikrotik yang satunya. Setelah namanya diset, klik ok

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Berikan komentar untuk tiap interface yang akan digunakan, caranya klik comment (icon berwarna kuning) > ok

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Aktifkan wlan mikrotik, caranya klik wlan > klik icon centang (icon berwarna biru)

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Klik 2 kali wlan, untuk konfigurasi. Jika jendela konfigurasi tampil, ubah mode wlannya caranya klik dropdown disampingnya dan pilih “station bridge”

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Tembak wifi yang diinginkan caranya, klik scan

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Pilih wifi yang akan digunakan > klik connect > apply > ok

  2. Dapatkan ip dari wifi yang digunakan, caranya klik ip > DHCP Client > tambahkan (icon berwarna biru) > ubah interfacenya menjadi “wlan1” > apply > ok

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

sekarang mikrotiknya sudah dapat ip

  1. Buka terminal winbox lalu coba ping sebuah situs untuk mengetes apakah mikrotiknya sudah dapat internet atau belum.

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Atur ip address untuk menyalurkan internet dari mikrotik tersebut menggunakan kabel LAN, caranya klik ip > address > tambahkan (icon tanda tambah) > masukkan ip > pilih eth yang akan menyalurkan internet >apply > ok

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Berikan DHCP server ke eth yang telah diatur ip (eth yang akan menyalurkan internet) > next … > ok

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Atur Firewall NAT agar client dapat terhubung ke internet, klik IP > Firewall > NAT > tambahkan NAT (icon berwarna biru).

Settingannya :

  • Action > masquerade
  • chain > srcnat
  • Out.interface > wlan1

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

Linux, Unix, BSD, MacOS, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Klaten, KPLI Bulukumba, MikroTik, MikroTik Indonesia, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Cisco, Cisco Indonesia, BLC Telkom Klaten, Ansible, Nginx, Apache2, Caddy Server, Ayo Belajar Linux, Cloud Computing, e-Learning, Open edX, Proxmox, Sendy, Microsoft SQL Server, MySQL, PostgreSQL, Lets Encrypt, Case Study, Atlassian, Virtualization, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, siBunglonLabs, Orang Ganteng

  1. Sampai tahap ini mikrotik yang menembak sudah bisa mengakses internet baik menggunakan kabel LAN. Jika ingin di sambungkan ke mikrotik lain lagi untuk dishare sebagai hotspot, bisa melakukan konfigurasi dasar sesuai pada postingan ini.

H. Temuan Masalah

MikroTik yang berfungsi sebagai penembak tidak mendapatkan akses internet dari mikroTik yang ditembak karena pada mikroTik yang ditembak mempunyai login page hotspot untuk dapat terkoneksi di internet, untuk penyelesaian masalah ini mikroTik yang menembak tidak diberikan login page agar dapat terkoneksi atau dengan metode bypass.

I. Hasil Yang didapatkan

Mengetahui bagaimana dan memahami langkah-langkah point to point menggunakan mikrotik.

J. Kesimpulan

Dengan point to point ini, dapat dilakukan share internet menggunakan kabel LAN layaknya telah berlangganan ke ISP.