July 25, 2017

Bagaimana Melimit Waktu Internet Pengguna Menggunakan MikroTik

Pendahuluan

Mikrotik adalah sebuah produk yang bisa difungsikan sebagai router, hotspot, dan yang lainnya. Untuk info lebih lengkap bisa baca disini. MikroTik mempunyai banyak fitur, salah satunya yaitu dapat membatasi berapa lama si user dapat terkoneksi dengan internet dengan mikroTik yang kita punya, lalu bagaimana mengaktifkan fitur tersebut? Nah, pada postingan kali ini akan dijelaskan bagaimana mengaktifkan fitur tersebut.

Maksud dan Tujuan

Tujuan pembatasannya itu tergantung dimana penempatan akses internet dari mikroTik itu sendiri. Misal penempatannya di sekolah, tujuannya yaitu agar siswa dapat menikmati akses internet maksimal selama dalam jadwal sekolah.

Alat dan bahan

1. MikroTik yang telah dikonfigurasi hotspot dan akses internetnya
2. Kabel Lan yang telah terhubung ke ISP (mempunyai akses internet)

Jangka Waktu Pengerjaan

Jangka waktu pengerjaan untuk mengaktifkan fiturnya itu cuman membutuhkan waktu yang sebentar yaitu kisaran 5 - 10 menit.

Langkah Kerja

1. Hubungkan mikrotik dengan laptop menggunakan kabel LAN ataupun dengan koneksi WiFi yang telah di set di mikroTik. Setalah terhubung, lanjut membuka winbox serta masukkan data yang di minta untuk dapat mengkonfigurasi mikroTik.

2. Klik IP > Hotspot

3. Jika jendela tampilan Hotspot ditampilkan, lalu klik tab Users > add (icon “+"), lalu atur name dan password untuk user itu.

Activities, Android Developer, Ansible, Apache2, Atlassian, Ayo Belajar Linux, Bestpath Network, BLC Telkom Klaten, BSD, Caddy Server, Case Study, Cisco, Cisco Indonesia, Cloud Computing, Cockpit, Custom Weapons, Docker, E-Learning, Engenius, Error, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Bulukumba, KPLI Klaten, Let's Encrypt, Linux, MacOS, Microsoft Azure, Microsoft SQL Server, MikroTik, MikroTik Indonesia, MySQL, Nginx, Open edX, OpenSID, Others, PHP, phpMyAdmin, PostgreSQL, Proxmox, Python, Redash, Sendy, SSH, Stories, Subnetting, TP-Link, Ubiquiti, Unix, Virtualization, Windows, X-Mosque, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, Orang Ganteng, siBunglonLabs

Activities, Android Developer, Ansible, Apache2, Atlassian, Ayo Belajar Linux, Bestpath Network, BLC Telkom Klaten, BSD, Caddy Server, Case Study, Cisco, Cisco Indonesia, Cloud Computing, Cockpit, Custom Weapons, Docker, E-Learning, Engenius, Error, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Bulukumba, KPLI Klaten, Let's Encrypt, Linux, MacOS, Microsoft Azure, Microsoft SQL Server, MikroTik, MikroTik Indonesia, MySQL, Nginx, Open edX, OpenSID, Others, PHP, phpMyAdmin, PostgreSQL, Proxmox, Python, Redash, Sendy, SSH, Stories, Subnetting, TP-Link, Ubiquiti, Unix, Virtualization, Windows, X-Mosque, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, Orang Ganteng, siBunglonLabs

hints : jika tidak ingin membuat user baru, silahkan klik 2 kali pada user yang akan diberi limit time.

3. Apabila langkah ke 2 telah dilakukan, waktunya memberi limit time. Masih dijendela yang sama, silahkan pindah di tab “Limits” > klik dropdownnya > atur waktu berapa lama si user dapat login di akunnya > Ok, format awalnya yaitu “00:00:00” artinya “hours:minute:second”.

Activities, Android Developer, Ansible, Apache2, Atlassian, Ayo Belajar Linux, Bestpath Network, BLC Telkom Klaten, BSD, Caddy Server, Case Study, Cisco, Cisco Indonesia, Cloud Computing, Cockpit, Custom Weapons, Docker, E-Learning, Engenius, Error, FreeBSD, FreeBSD Indonesia, Komunitas Pengguna Linux Indonesia, KPLI Bulukumba, KPLI Klaten, Let's Encrypt, Linux, MacOS, Microsoft Azure, Microsoft SQL Server, MikroTik, MikroTik Indonesia, MySQL, Nginx, Open edX, OpenSID, Others, PHP, phpMyAdmin, PostgreSQL, Proxmox, Python, Redash, Sendy, SSH, Stories, Subnetting, TP-Link, Ubiquiti, Unix, Virtualization, Windows, X-Mosque, Faizar Septiawan, Icar, siBunglonGanteng, Orang Ganteng, siBunglonLabs

Pengaktifan fitur saya dapatkan secara otodidak atau hasil kepo-kepoin konfigurasi pada mikrotik :D… Sekian dari postingan ini, semoga bermanfaat.